Latest Post
Foto Suasana Evakuasi Korban Pesawat Sukhoi Yang Tragis
Written By Kumpulan catatan Kehidupan on Sabtu, 12 Mei 2012 | 22.47
Rusia kirim pesawat dan helikopter bantu evakuasi Sukhoi
Lokasi jatuh pesawat Sukhoi SuperJet 100 di wilayah Gunung Salak, Jawa Barat. merdeka.com/Marsma TNI A. Adang Supriyadi, SE
Kementrian Penanggulangan Bencana Rusia
siap menerjunkan dua buah pesawat dan helikopter serta regu penyelamat
buat membantu proses evakuasi pesawat Sukhoi SuperJet 100 yang jatuh di
kawasan Taman Nasional Gunung Salak-Halimun, Jawa Barat.
Kantor berita Itar-Tass melaporkan, Kamis (10/5), dua buah pesawat Ilyushin Il-76 dan dua helikopter VK-117 siap diberangkatkan ke Indonesia. Mereka juga akan menerjunkan regu penyelamat dengan peralatan lengkap, tapi tidak disebutkan berapa orang anggota yang terlibat dalam tim itu. Belum diketahui apakah tim penyelamat itu bakal tiba berbarengan dengan komisi penyelidik yang dibentuk oleh Perdana Menteri Dmitry Medvedev malam ini.
Nantinya, seluruh tim dari Rusia itu akan menuju lokasi jatuh pesawat dan bergabung dengan tim penyelamat dari Indonesia setelah menerima perintah langsung dari Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev.
Tim investigator pertama yang tiba nanti malam di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma langsung dipimpin oleh Direktur United Aircraft Corporation Rusia, Vladimir A. Dmitriev.
Pesawat Sukhoi SuperJet 100 kemarin sedang mengadakan unjuk kebolehan sebagai rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh pabrik Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Pesawat itu mengangkut 47 orang, delapan di antaranya warga negara Rusia.
Sukhoi SuperJet-100 ini hilang kontak dengan menara pengawas pada pukul 14.33, dengan koordinat terakhir 6 derajat 43' o8 Lintang Selatan dan 106 derajat 43' 15 Bujur Timur atau sekitar wilayah Gunung Salak, Jawa Barat.
Regu penyelamat yang sudah tiba di lokasi mengatakan melihat beberapa jenazah. Tetapi proses evakuasi belum bisa dilakukan karena hari sudah menjelang malam.
Malam ini pencarian dihentikan sementara karena kabut mulai turun di wilayah Gunung Salak dan membatasi jarak pandang. Besok pagi tim bakal mulai menjajaki proses evakuasi korban pesawat Sukhoi itu.
Kantor berita Itar-Tass melaporkan, Kamis (10/5), dua buah pesawat Ilyushin Il-76 dan dua helikopter VK-117 siap diberangkatkan ke Indonesia. Mereka juga akan menerjunkan regu penyelamat dengan peralatan lengkap, tapi tidak disebutkan berapa orang anggota yang terlibat dalam tim itu. Belum diketahui apakah tim penyelamat itu bakal tiba berbarengan dengan komisi penyelidik yang dibentuk oleh Perdana Menteri Dmitry Medvedev malam ini.
Nantinya, seluruh tim dari Rusia itu akan menuju lokasi jatuh pesawat dan bergabung dengan tim penyelamat dari Indonesia setelah menerima perintah langsung dari Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev.
Tim investigator pertama yang tiba nanti malam di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma langsung dipimpin oleh Direktur United Aircraft Corporation Rusia, Vladimir A. Dmitriev.
Pesawat Sukhoi SuperJet 100 kemarin sedang mengadakan unjuk kebolehan sebagai rangkaian pertunjukan keliling (road show) yang dilakukan oleh pabrik Sukhoi Civil Aircraft di sejumlah negara di Asia Tenggara dan Asia Tengah. Pesawat itu mengangkut 47 orang, delapan di antaranya warga negara Rusia.
Sukhoi SuperJet-100 ini hilang kontak dengan menara pengawas pada pukul 14.33, dengan koordinat terakhir 6 derajat 43' o8 Lintang Selatan dan 106 derajat 43' 15 Bujur Timur atau sekitar wilayah Gunung Salak, Jawa Barat.
Regu penyelamat yang sudah tiba di lokasi mengatakan melihat beberapa jenazah. Tetapi proses evakuasi belum bisa dilakukan karena hari sudah menjelang malam.
Malam ini pencarian dihentikan sementara karena kabut mulai turun di wilayah Gunung Salak dan membatasi jarak pandang. Besok pagi tim bakal mulai menjajaki proses evakuasi korban pesawat Sukhoi itu.
Langganan:
Postingan (Atom)


